Kamis, 20 Juni 2013

Dampak Keimanan Kepada Malaikat Terhadap Kehidupan Manusia


Sebelum kita membahas lebih dalam tetang Dampak keimanan kepada malaikat terhadap kehidupan Manusia, maka perlunya kita menegetahui apa definisi Iman dan Iman kepada Malaikat.

A.      Pengertian Iman
Secara Bahasa Al-Iman Artinya percaya (Yakin), secara istilah Iman yaitu Meyakini dalam hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan.Sebagaimana hadist Nabi SAW bahwa Iman adalah"Iman itu bukanlah dengan angan-angan tetapi apa yang telah mentap di dalam hatimu dan dibuktikan kebenarannya dengan amal".
Kata malaikat adalah jamak dari kata malakun yang artinya utusan. Menurut terminologi malaikat adalah makhluk rohani yang bersifat gaib, diciptakan dari nur, selalu taat, tunduk serta patuh kepada Allah SWT dan tidak pernah ingkar kepadanya. Mereka tidak membutuhkan makan, minum atau tidur. Mereka tidak memiliki keinginan apapun secara fisik, serta menghabiskan waktunya siang dan malam hanya untuk mengabdi kepada Allah SWT.
Beriman kepada malaikat berarti memercayai dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menciptakan makhluk bernama malaikat. Mengimani keberadaan malaikat merupakan hal yang sangat penting. Kepercayaan tersebut akan memurnikan amalan umat islam dari segala bentuk kesyirikan.Secara tersirat, QS Al Baqarah ayat 2-3 memberi penjelasan bahwa beriman kepada malaikat adalah pangkal keimanan kepada wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada para rasul-Nya.

B.   Nama –nama Malaikat dan tugasnya
Ketika kita masih duduk dibangku SD mugkin kita sudah dikasih pemahaman bahwa malaikat yang wajib diketahui ada sepuluh diantaranya :
1. Malaikat Jibril bertugas Menyampaikan Wahyu.
2. Malaikat Mikail bertugas Menurunkan Rezeki dan Mengatur Pergantian Musim.
3. Malaikat Israfil bertugas Meniup Sangsakala.
4. Malaikat Izrail bertugas Mencabut Nyawa.
5. Malaikat Munkar bertugas Menanyai Manusia di dalam Kubur.
6. Malaikat Nakir bertugas Menanyai Manusia di dalam Kubur.
7. Malaikat Raqib bertugas Mencatat Amal Baik Manusia.
8. Malaikat Atid bertugas Mencatat Amal Buruk Manusia.
9. Malaikat Malik bertugas Menjaga Pintu Neraka.
10. Malaikat Ridwan bertugas Menjaga Pintu Surga

Tapi kali ini pemakalah akan menjelaskan agak sedikit berbeda dari pemahaman-pemahaman yang telang diajarkan di Sekolah dasar maupun sekolah menengah, dengan harapan pembaca bisa menambah wawasannya setelah adanya ilmu yang kami sampaikan yang didapat dari berbagai sumber disertai dalil dari Alqur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.berikut ini kami paparkan beberapa nama malaikat beseerta tugasnya.
·         Malaikat Jibril (Menyampaikan wahyu kepada para nabi)
Kalau mungkin dulu mungkin belum ada pertanyaan (Musykilah),namun berbeda dengan sekarang  yang tentunya banyak pertanyaan tentang apa sih tugas dari Malaikat Jibril setelah Rasul SAW wafat ?.
Memberikan kekuatan kepada orang-orang beriman yang mempunyai sifat wala’  dan bara’ (Qs. Al-Mujadillah :22).Dalam beberapa penafsiran yang dimaksud dengan memberikan kekuatan :
-          Menguatkan mereka dengan Alqur’an dalam berhujah.
-          Menguatkan mereka dengan cahaya keimanan, hidayah dan tanda2 kebesaran Allah.
-          Menguatkan langsung dengan bantuan Jibril AS.
Memberikan kabar bagi penduduk langit bahwa allah mencintai dan membenci seorang hamba.Hadist dari Abu Hurairah dalam shahih Bukhari bahwa Rasul Saw bersabda :
Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba maka ia memanggil jibril dan berkata :  Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah ia.kemudian jibril ikut  mencintainya dan penduduk langit berkata : Allah mencintai si  fulan maka cintailah ia.
Malaikat Jibril turun kebumu untuk menghadiri kematian seorang mukmin yang meninggal dalam keadaan suci dan tidak berhadats.
Menjaga kota madinah ketika munculnya dajjal
Turun pada malam lailatul qadr dan membberikan salam kepada kaum  muslimin (Qs. Al Ma’arijj : 4 dan Ay-syu’ara :193).
·         Malaikat Izrail ( malaikat maut)
Akan tetapi Al Qur’am tidak menjelaskan siapa nama Malaikat Maut tersebut, tidak juga ada hadits yang shohih yang menjelaskannya. Sebagian orang ada yang mengatakan Izrail, wallahu ‘alam.Ini hanya disebut oleh orang-orang terdahulu saja, tetapi sebenarnya tidak ada data yang pasti mengenai hal nama dari Malaikat Maut tersebut.
 Malaikat Maut, yang ditugaskan Allah untuk mematikan seluruh mahluk yang hidup di alam semesta ini. Firman Allah Ta’ala, “Katakanlah: “Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Rabb-mulah kamu akan dikembalikan.” (QS. As Sajadah [32]:11).
·         Malaikat Pengangkat ‘Arsy,
Sebagaimana dikabarkan oleh Allah kepada kita dalam Al Qur’an, yaitu firman-Nya, “Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.” (QS. Al Haqqah [69]:17).
·         Malaikat Israfil(meniup sangkakala)
·         Malaikat yang ditugaskan Allah sebagai Penjaga Neraka.
 Di antara dari mereka adalah Az-Zabaniyah, dan yang menjaga di depannya ada sembilan belas malaikat. Firman Allah Ta’ala, “Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahanam: Mohonkanlah kepada Rabb-mu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari“. (QS. Al Mu’min [40]:49).Semoga kita terjaga dari adzab neraka.Maka kita tidak perlu ragu mengatakan Allah sebagai Rabb-ku, Tuhanku, Tuhan kami, Rabb kami dan lain sebagainya.
Firman Allah Ta’ala, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim [66]:6).
Ayat ini adalah salah satu dasar dari majelis pengajian kita ini. Maka itu kita adakan dauroh-dauroh untuk keluarga agar dapat menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka.Allah juga berfirman, “Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat, ..” (QS. Al Muddatsir [74]:30-31).
Kita juga beriman kepada malaikat yang menjadi penghulu-penghulu surga dan melayani penduduk surga, baik pakaiannya, makanannya, minumannya, kebutuhan-kebutuhan mereka, dan selain daripada itu semua, yang kesemuanya tidak dapat digambarkan oleh mata kita saat ini, tidak bisa didengar, atau dirasakan dengan hati manusia.

C.    Dampak keimanan kepada Malaikat terhadap kehidupan manusia
Selanjutnya kita akan bahas dampak keimanan kita kepada malaikat terhadap kehidupan kita. Pertanyaanya :
Adakah dampaknya keimanan kita kepada malaikat dalam kehidupan kita?
Karena setelah Allah ceritakan kepada kita dengan sedemikian detilnya mengenai keberadaan dan pengaruh malaikat, sejak dari penciptaan kita, rezeki kita, kehidupan kita dan lain sebagainya, sampai nanti kita digiring ke neraka dan ke surga. Bahkan sampai di surga kelak tetap ada malaikat yang melayani kita.Seharusnya keimanan kepada malaikat itu memberikan pengaruh besar dalam kehidupan seorang Mu’min, diantaranya:
·         Meningkatnya keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah
sebagaimana yang dijelaskan dalam    Alqur’an.“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghoib .” (QS. Al Baqarah [2]:1-3).
Jika keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah sudah menghujam didalam hati kita maka tentuanya kita tidak akan berani menentang perintah dan larangan Allah SWT, tidak berani bermaksiat kepada-Nya, baik yang terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.
Bagi kita terang-terangan maupun sembunyi itu sama saja. Jadi permasalahan korupsi, menyalahgunakan amanah,wewenang itu bukan masalah kesempatan bagi kita, karena malaikat selalu mengawasi kita 24 jam,itu artinya pengawasan malaikat tidak bisa kita hindari.Bagaimana mungkin ia bisa melakukan yang seperti itu, sedangkan ia mengetahui segala sesuatu dihitung, dicatat dan disaksikan oleh malaikat.
·         Lahirnya Kesabaran yang kokoh
Jika senantiasa merasa dijaga oleh para Malaikat, makan akan melahirkan kesabaran, senantiasa berjihad fi sabilillah, tidak mudah putus asa, dan merasakan kenyamanan dan ketenangan. Kalau kita mau merasakan comfort zone yang sesungguhnya, berimanlah kepada Malaikat. Sekarang kita merasakan comfort zone karena bergaji besar, mendapat kedudukan tinggi, menjabat, berkuasa, berparpol dan lain sebagainya. Bagi kita itu semua bukan merupakan comfort zone. Yang benar adalah kita merasakan comfort zone ketika kita merasakan penjagaan malaikat, baik dan buruknya, sehingga kita eksis sebagai seorang hamba Allah SWT.
·         Lahirnya sikap percaya diri yang tinggi
Jika kita merasa diawasi Allah Maka  rasa percaya diri kita kepada Allah akan meningkat  karena walaupun dihadapan manusia kita merasa asing tapi apabila kita beriman dan bertakwa maka dihadapann Allah SWT kita akan familiar dan akan disebut di jamaahnya penghuni langit.
Jika kita merasa diawasi allah maka kita tidak akan minder memperihatkan identitas kita walaupun kita tinggal di komunitas yang mayoritas non muslim,tinggal dinegara kafir.
Jika merasa diawasi malaikat maka sebagai perempeuan tidak akan dengan mudah menanggalkan jilbab(hijabnya) dengan alasan malu, ataupun karena temen2nya tidak ada yang menggunakan jilbab.Bahkan Isu terakhir wakapolri kita yang melarang polwan menggunakan jilbab,maka jika dikalangan kita ada yang jadi polwan maka harus berani menentang kebijakan mereka.
·         Meningkatnya Rasa Syukur kita kepada Allah SWT
karena apapun yang kita perlukan adalah fasilitas dari allah yang diberikan kepada kita melalui perantara para malaikatnya.
Buat Mujahid,mujahidah,ORMAS,Organisasi disekolah, kampus (Rohis,LDK,Badaris,IPM,IPNU,dll) yang berjuang dijalan Allah tetaplah semangat,tetaplah istiqomah,tetaplah percaya diri walau anggota kalian sedikit, karena karena Allah dan para pasukanya selalu mengawasi kita,Melihat kita,mencatat amal baik kita dan selalu mensuport orang yang berjuang dijalan-Nya.

Tugas Mata kuliah          : Aqidah (Dampak keimanan kepada malaikat 
                                       terhadap kehidupan Manusia)
Dosen Pengampu           : Ustadz Asnin Syafiudin
Anggota kelompok          : 1. Kiswono
                                       : 2. Junaidi
                                       : 3. Abdul Fajar
                                       : 4. Ahmad rifai
                                       : 5. Hendra Darmawan
   : 6. Muhammad Tajudin
Prodi/semester               : EPI/4B
                                               
                                               
http://abufathirabbani.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar